Friday, December 28, 2012

Studi ke Perancis, Pilih BGF, Eiffel, atau Biaya Sendiri?

 

JAKARTA, KOMPAS.com (7/11/12) – Perancis yang terkenal dengan budaya dan berbagai peninggalan sejarahnya selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi mahasiswa Indonesia. Tiap tahun, banyak mahasiswa Indonesia yang berangkat untuk melanjutkan studi di negara yang melahirkan banyak filsuf dan seniman ternama ini.

Nah, ingin melanjutkan studi dan merasakan pengalaman baru tinggal di Perancis? Untuk menempuh pendidikan di negara asal Napoleon Bonaparte ini, ada dua beasiswa yang kerap ditawarkan oleh pemerintah Perancis.

Program yang pertama adalah program beasiswa yaitu BEASISWA EIFFEL. Program ini ditawarkan pada siswa yang berasal dari negara berkembang untuk melanjutkan studi di bidang-bidang tertentu selama satu atau dua tahun di Perancis.

Beasiswa Eiffel ini akan menanggung biaya bulanan selama masa studi sebesar 1.181 euro untuk tingkat master dan 1.400 euro untuk tingkat doktorat. Tidak hanya itu, tiket pesawat untuk pulang-pergi serta jamina kesehatan juga ditanggung langsung oleh program ini.

“Tapi perlu digarisbawahi, program ini tidak termasuk biaya pendaftaran. Jadi harus benar-benar diingat agar tidak salah,” jelas perwakilan dari CampusFrance, Mini Riandini kepada Kompas.com, Rabu (7/11/2012).

Untuk dapat memperoleh beasiswa ini, calon mahasiswa harus berusia kurang dari 30 tahun untuk gelar master dan kurang dari 35 tahun untuk gelar doktorat. Pengajuan beasiswa ini akan dilakukan oleh universitas terkait yang telah menerima pelamar beasiswa tersebut.

“Jadi bisa kirim aplikasi ke universitas yang dituju untuk keperluan beasiswa ini. Untuk tahun akademik 2013/2014, pendaftaran sampai tanggal 9 Januari 2013,” ujar Mini.


Sedikit berbeda dengan beasiswa Eiffel, Bourses du Gouvernement Francais (BGF) merupakan program beasiswa kerja sama antara Pemerintah Perancis dengan Pemerintah Indonesia untuk memberikan kesempatan pada siswa-siswa Indonesia merampungkan studi untuk jenjang sarjana hingga doktorat. Namun, kini namanya berubah dari nama BGF menjadi BGF-DIKNAS.

“Dulu kan BGF berdiri sendiri. Tahun ini, BGF berkolaborasi dengan Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan pendidikan pada siswa Indonesia yang ingin berangkat ke Prancis,” kata perwakilan dari CampusFrance, Anton Hilman kepada Kompas.com, Rabu (7/11/2012).

Untuk program ini, pelamar beasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya hidupnya oleh Pemerintah Indonesia selama tinggal di sana. Sementara itu, pemerintah Prancis akan menanggung biaya securite sociale yang meliputi jaminan kesehatan mahasiswa selama belajar di Prancis.

Jadwal penerimaan pelamar untuk program ini ditentukan oleh pihak Pemerintah Indonesia dengan syarat-syarat yang ditentukan dalam situs http://www.kemdiknas.go.id. Namun yang paling penting jika tertarik dengan program ini, pelamar beasiswa harus sudah mengantongi letter of acceptance atau surat penerimaan dari universitas yang dituju.

Sementara itu, bagi dosen yang juga ingin meneruskan studi atau melakukan penelitian di Prancis juga dapat memanfaatkan program BGF-DIKTI dengan persyaratan yang bisa dilihat langsung di situs http://www.beasiswa.dikti.go.id.

Biaya sendiri sangat murah

Namun biaya pendidikan yang murah di Prancis membuat sebagian besar mahasiswa Indonesia berangkat menuntut ilmu tanpa mencari beasiswa lagi. Seperti diketahui, pemerintah Perancis menanggung biaya pendidikan baik siswa asal Perancis maupun siswa asing selama belajar di institusi negeri sebesar 10.000 euro.

“Jadi cukup bayar biaya pendaftaran saja sesuai dengan besaran yang ditentukan,” ujar Mini.

“Tinggal sesuaikan budget untuk biaya hidup saja. Banyak yang akhirnya berangkat ke Prancis juga tanpa beasiswa,” tandasnya.

Untuk mempersiapkan belajar ke Perancis dengan biaya sendiri, Campus France menyediakan tempat dan waktu untuk berkonsultasi. Mulai dari soal kampus hingga hidup sehari-hari, mulai dari soal akademik sampai biaya hidup bisa didiskusikan dengan konsultan di Campus France yang berkantor di Pusat Kebudayaan Perancis atau Institut Francais Indonesia (IFI) di Jalan Salemba Raya.

——————–
Sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/07/18324524/Ke.Perancis.Pilih.BGF.Eiffel.atau.Biaya.Sendiri
Artikel Terkait

0 comments: