Yudhoyono tiba di aula penganugerahan gelar akademis kehormatan itu sekitar pukul 14.00 waktu setempat, dengan mengenakan pakaian toga doktoral warna merah.

Dalam upacara penganugerahan tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara, Indonesia dan Singapura.

Presiden NTU, Bertil Anderson, dalam kesempatan itu mengatakan, penganugerahan gelar doktor tersebut sebagai pengakuan atas kepemimpinan dan pelayanan publik dalam berbagai bidang.

Sebagai pembela perdamaian, demokrasi, Islam moderat dan hak asasi manusia. Selain itu juga perannya dalam pelestarian lingkungan laut dan konservasi hutan, serta komitmen terhadap modernisasi dan transformasi di Indonesia.