Tuesday, May 14, 2013

BPPT: e-KTP Bisa Difotokopi

 http://ceritamu.com/uploads/posts/2013/05/07/72f95a0fea555ac6025443cf4cbcdf54ef98810b.jpg
JAKARTA - Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material (TIEM), Unggul Priyanto, mengatakan e-KTP dapat difotokopi tanpa merusak chip yang ada di dalamnya.

"Ya secara teknis enggak masalah e-KTP difotokopi karena tidak merusak chip yang ada di dalamnya. Tapi kalau secara hukum biar Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri-red) yang menjelaskan karena itu bukan ranah saya," kata Unggul dihubungi Selasa (7/5).

Menurut Unggul, e-KTP dapat terbaca jika menggunakan card reader. Fotokopi, tuturnya, akan membuat e KTP menjadi tidak original dan berpotensi dipalsukan. 

"Tidak bisa dicek kebenarannya. Nanti akan ada penjelasan dari Kemendagri soal masalah tersebut untuk memberikan klarifikasi," ujarnya.

Unggul menambahkan, hal-hal yang membuat chip pada e-KTP menjadi rusak, yakni terdapat benturan mekanis yang menyebabkan chip menjadi cacat atau rusak. "Misalnya kebakar, ya bisa rusak," tuturnya.(rol)
Sumber:  http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/05/07/mmfkq3-bppt-ektp-bisa-difotokopi

--------------------- 
Meluruskan Beberapa Miskonsepsi Soal e-KTP dan RFID 
Karena lagi ramai soal e-KTP dan RFID, gue sebagai bagian dari Wooz.in yang nota bene kerjaannya banyak di RFID, pengen meluruskan beberapa miskonsepsi, yang muncul dari pemerintah, media maupun pembicaraan orang di social media.

1. e-KTP bisa rusak kalau difotokopi
Jadi gini. teknologi RFID di dalam e-KTP itu memang ada titik rusaknya, yaitu kalau fisik kartunya sendiri rusak (misalnya dipukul pake palu, distaples, dipotong, dan lain-lain). Dan kalau kena panas tinggi, memang chip RFIDnya bisa rusak, karena meleleh. Kalau kejemur di matahari lama, kadang-kadang bisa berdampak tidak bisa dibaca walaupun efeknya hanya sementara.

Tapi kalau sekedar kena sinar mesin fotokopi, mau diapain juga nggak akan rusak.

Ada pembicaraan bahwa penyinaran lampu Xenon mungkin dapat mengganggu fungsi chip RFID di sini tapi ya itu masih dalam tahap diskusi. Lampu Xenon memang banyak digunakan dalam mesin fotokopi.

Wong tadi gue fotokopi kartu RFID, tetep bisa dibaca tuh.

Jadi ya, chip RFID itu tertanam dalam kartu, tidak tampak seperti halnya chip kartu kredit. Contoh kartu RFID dibongkar ada di sini: 


e-KTP malah compatible dengan beberapa alatnya Wooz.in, dan gue bisa kasi tau mereka pakai jenis chip apa dan pabriknya yang mana.

3. Kelurahan/Kecamatan hanya perlu membeli reader RFID
Reader RFID itu hanya untuk membaca data yang tertanam di dalam chip RFID, tapi format data itu dalam bentuk apa? dari penelitian kami, data yang ditulis dalam chip RFIDnya e-KTP itu ditulis dengan program database khusus (nggak keliatan nama programmnya apa), sehingga untuk membacanya harus menggunakan program yang sama. Nah, program ini sudah didistribusikan dengan baik ke kecamatan/kelurahan belum? sudah ada training untuk menggunakannya? Dan perlunya reader saja, atau reader yang bisa write data juga?

Mudah-mudahan jelas dan silakan disangkal kalau gue ada yang salah.

Sumber :  http://barijoe.wordpress.com/2013/05/07/meluruskan-beberapa-miskonsepsi-soal-e-ktp-dan-rfid/

Artikel Terkait

0 comments: