Monday, May 20, 2013

Pemkot Depok : 4.000 Siswa Miskin Akhirnya Bakal Sekolah

  http://1.bp.blogspot.com/-ulsyKNHwT4k/ULhZq_iab6I/AAAAAAAAGs8/Zgt1v9VHjWo/s1600/walikota_depok.jpg

Sumber : Info-Dikti

DEPOK - Pemerintah Kota Depok berjanji akan menampung seluruh siswa miskin untuk memperoleh pendidikan gratis baik siswa berprestasi, maupun siswa tak berprestasi. Hal itu guna menekan angka jumlah siswa putus sekolah (dropped out).

Salah satu syaratnya yakni para siswa miskin tersebut juga mengantongi kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Meskipun demikian, hal itu masih akan dikaji oleh Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Herry Pansila mengatakan pihaknya akan memaksimalkan seluruh siswa miskin untuk diakomodasi. Persyaratan kartu Jamkesda, kata dia, akan dilakukan komunikasi ulang.

Data siswa miskin ada 4.125 jenjang SD sampai SMA. Yang tak sekolah ada 7.400 siswa tahun lalu, itu survey Badan Pusat Statistik (BPS). Bagaimana caranya mereka supaya bisa sekolah tahun ini. Ada yang masih usia sekolah dan putus sekolah,” tuturnya kepada wartawan, Senin (20/5/2013).

Herry menjelaskan siswa putus sekolah bukan hanya disebabkan kesulitan atau tak mampu secara ekonomi. Tetapi banyak pula siswa yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atau keluarga yang broken home.

“Bisa karena broken home juga, banyak faktor. Intinya sembilan tahun pendidikan dasar harus nol yang tidak sekolah, betul-betul nol. Tak ada lagi yang tak sekolah. Artinya pencapaian itu ada. Tinggal sedikit lagi,” tegas Herry.

Pendataan ulang siswa miskin tersebut dilakukan menjelang Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Pihaknya juga akan melakukan zonasi PPDB di tiga wilayah yakni barat, timur, dan utara untuk mengurangi kemacetan.

“Agar siswa sekolah dekat dengan domisilinya. Semakin jauh anak bersekolah semakin tinggi tingkat kriminalnya. Mengurangi potensi tawuran, rawan kemacetan rawan tawuran,” tutupnya. (ade)
Artikel Terkait

0 comments: