Wednesday, June 1, 2016

Indonesia dalam Angka (2016)




  1. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2016 mencapai 7,02 juta, dimana angka ini berkurang 430 ribu jiwa dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 7,45 juta pengangguran. Kepala BPS Suryamin juga mengatakan tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2016 sebesar 5,50%. Untuk Februari 2016, total penduduk usia kerja yang berumur 15 tahun ke atas di Indonesia sebanyak 187,60 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 127 juta orang merupakan angkatan kerja atau aktif dalam kegiatan ekonomi sedangkan 59,93 juta orang bukan angkatan kerja.
  2. Pengangguran terbanyak adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Berikut rincian tingkat pengangguran terbuka: SD ke bawah 3,44%; SMP 5,76%; SMA 6,95%; SMK 9,84%; Diploma I-II dan III 7,22%; Universitas 6,22%
  3. Pada tahun 2015 lalu, pengguna narkoba di Indonesia tercatat ada sebanyak 5,9 juta jiwa. tahun 2014 silam tercatat ada sebanyak 4,1 jiwa. Setiap hari ada 30-40 orang yang mati karena narkoba.
  4. Indonesia adalah negara pembuat dan pengguna situs porno terbesar ketiga di dunia setelah China dan Turki. Sejak tahun 2005, Indonesia masuk dalam 10 negara yang paling banyak mengakses situs porno. Pada tahun 2005, Indonesia berada di posisi ke-7, tahun 2007 di posisi ke-5, dan tahun 2009 berada di posisi ke-3. Peringkat Indonesia cenderung meningkat seiring dengan pesatnya pengguna internet yang mencapai 55,2 juta orang (data 2011).
  5. Studi lainnya, pada 2010 di daerah kota, seperti Jakarta menunjukkan bahwa ada 20,6 persen remaja mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah. Lalu, bagaimana pada 2014? Kenaikannya dari 2007 sungguh fantastis! BKKBN melansir data bahwa 46 persen remaja berusia 15-19 tahun sudah berhubungan seksual. Data Sensus Nasional yang dilansir pada 2014 juga menunjukkan, 48-51 persen perempuan hamil adalah remaja. Biaya untuk belanja pornografi sepanjang 2014 diperkirakan mencapai Rp 50 triliun yang sama dengan angka belanja untuk narkoba.
  6. Menurut perkiraan para ahli dan Badan PBB. dengan memperhitungkan jumlah penduduk lelaki dewasa, jumlah LSL (Lelaki Suka Lelakil di Indonesia pada 2011 diperkirakan lebih dari tiga juta orang, padahal pada 2009 angkanya 800 ribu orang. Jadi, hanya dalam waktu dua tahun, jumlah LSL meningkat lebih dari 300 persen. Bahkan, diperkirakan pada 2013 (kini memasuki 2015) jumlahnya lebih besar lagi dan sebagian LSL ini bersatus sebagai pelajar dan atau generasi muda.
  7.  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan, pengguna internet di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 82 juta orang. Dengan capaian tersebut, Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia. Dari jumlah pengguna internet tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun. Untuk pengguna faceboo, Indonesia di peringkat ke-4 besar dunia, kata Direktur Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Septriana Tangkary.
  8. Sementara itu, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sampai saat ini pengguna internet di Indonesia telah mencapai 88,1 juta. Dan, 48 persen di antaranya merupakan pengguna internet harian.
  9. Menurut Catatan Tahunan 2016 Komnas Perempuan, dari kasus kekerasan terhadap perempuan, kekerasan seksual berada di peringkat kedua, dengan jumlah kasus mencapai 2.399 kasus (72%), pencabulan mencapai 601 kasus (18% dan sementara pelecehan seksual mencapai 166 kasus (5%).
  10.  Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat pada tahun 2015 terdapat 321.752 kasus kekerasan terhadap perempuan -berarti sekitar 881 kasus setiap hari. Angka tersebut didapatkan dari pengadilan agama sejumlah 305.535 kasus dan lembaga mitra Komnas Perempuan sejumlah 16.217 kasus. Menurut pengamatan mereka, angka kekerasan terhadap perempuan meningkat 9% dari tahun sebelumnya.
 Sumber Rujukan


 
Artikel Terkait

0 comments: